download

Matakuliah
Tahun
Versi
: J 0034/Ekonomi Makro
: 2005
: Revisi 3
Pertemuan 24
Kebijaksanaan Stabilisasi Ekonomi
1
Learning Outcomes
Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa
akan mampu :
• Mahasiswa akan dapat menjelaskan
konsep kebijaksanaan fiscal dan
instrumentnya
2
Outline Materi
• Kebijaksanaan fiskal
3
Kebijaksanaan fiskal
 Definisi
APBN dan Kebijaksanaan Fiskal
o Pengaruh Kebijaksanaan fiskal terhadap
perekonomian, dianalisa melalui dua tahap :
1. Bagaimana kebijaksanaan fiskal diterjemahkan
dalam APBN
2. Bagaiman APBN tersebut mempengaruhi
perekonomian
4
o Struktur APBN
 Sisi Pengeluaran
 Pembelian Barang/Jasa (G)
 Pembayaran Gaji Pegawai (W)
 Transfer payments (Subsidi, pensiun, pembayaran
bunga dan cicilan hutang)
 Subsidi untuk daerah otonom
 Sisi Penerimaan
Pajak
Pinjaman Bank Sentral
Pinjaman dari masyarakat dalam negeri  Obligasi
Pinjaman Luar negeri
5
o Pengaruh terhadap perekonomian
• Melihat pengaruh kebijaksanaan fiskal
terhadap permintaan agregat (Z), Tingkat
harga (P) dan out put (Q)
• Pengaruh Sisi Pengeluaran :
1. Pembelian Barang/Jasa (G)
• Analisa
G merupakan salah satu unsur dari permintaan
agregat (Z)  Z = C + I + G
6
• Proses
Kenaikan G (= ^ G) akan menimbulkan kenaikan Z
1
sebesar ^ Z = ------ ^G
1-c
2. Gaji Pegawai (W)
• Analisa
W bukan komponen Z, berpengaruh tidak langsung
kepada Z melalui Yd dan C
• Proses
Kenaikan W (= ^ W) akan menimbulkan kenaikan Z
sebesar ^Z = (1/1-c) ^G
7
3. Transfer Payment ( R )
• Analisa
Berpengaruh tidak langsung pada Z, melalui
^Y dan ^ C
• Proses
Kenaikan R (= ^ R) akan menimbulkan
kenaikan Z sebesar ^Z = (c/1-c) ^R
• Pengaruh Sisi Penerimaan
1.Penerimaan Pajak (T)
8
• Analisa
T berpengaruh tidak langsung terhadap
Z, melalui Yd yang berkurang  C akan
menurun sebesar ^C = - c ^T
•Proses
Selanjutnya melalui proses multiplier ^ C akan
menimbulkan kenaikan Z sebesar =( -c/1-c) ^T
Pengaruh T terhadap perekonomian sama dengan
pengaruh ^ W dan ^ R, tetapi tanda berkebalikan.
9
2. Kredit Bank Sentral
 Berrpengaruh langsung terhadap pasar uang
 Konsekuensi dari kredit Bank Sentral untuk
membiayai
program
pemerintah
adalah
bertambahnya jumlah uang inti  sesuai prinsip
pelipatan uang akan meningkatkan jumlah uang
yang beredar ( MS), selanjutnya MS akan
mempengaruhi perekonomian nasional
3. Pinjaman dalam negeri
10
Merupakan penarikan dana dari masyarakat dengan cara
menjual obligasi.
Pinjaman dalam negeri akan mengurangi uang inti, sehingga
akanmengurangi jumlah uang yang beredar (MS) 
meningkatkan r  mengurangi Z
4. Pinjaman Luar Negeri
 Sering dikaitkan dengan penggalangan devisa.
 Apabila devisa tersebut digunakan untuk
mengimpor barang- barang yang langsung
digunakan sendiri oleh pemerintah, tidak akan ada
pengaruh apa-apa terhadap perekonomian.
11
 Tetapi apabila devisa tersebut digunakan untuk
mengimpor barang-barang impor yang dijual kepada
masyarakat,
maka
akan
berpengaruh
terhadap
perekonomian, karena dana rupiah yang didapat, digunakan
pemerintah untuk membiayai ^ G, ^ W, ^ R
o Pola dan Struktur pengeluaran dan penerimaan APBN
yang menentukan pengaruh akhir kebijaksanaan fiskal
terhadap perekonomian, bukan nilai totalnya.
o Seringkali kebijaksanaan fiskal mempunyai kebijaksanaan
moneter. Dalam praktek jarang dijumpai kebijaksanaan
fiskal yang “murni”, artinya tidak mempunyai pengaruh
terhadap pasar uang.
12
Jenis Kebijaksanaan Fiskal
• Penstabil Otomatis
• Kebijaksanaan Fiskal Dikresioner
Contoh perhitungan pengaruh kebijaksanaan fiskal
terhadap perekonomian
13