IV. ESTETIKA MASA MODERN: Pert. 12. Masa Romantik (1) Tokoh-tokoh: • -F. Nietzsche (1844-1900) • -A. Schopenhauer (1788-1860) Ciri-ciri teori “ekspresi seni”: • -Seni: sarana komunikasi emosi, bahasa ungkapan emosi. • -Fungsi sentral seni: ekspresi dan komunikasi. Ada 3 topik dalam teori ini: • 1. Seni sebagai ekspresi diri sang seniman. • 2. Seni sebagai transmisi emosi seniman kepada publik. • 3. Seni sebagai “embodiment” emosi dalam karya seni. Estetika Masa Romantik (cont.)(2) • • • • • • Ciri-ciri Romantisme: Seni: ekspresi emosi dan perasaan seniman. Di Prancis: seni untuk seni (l’art pour l’art). Kata-kata kunci: jenius, imajinasi kreatif. Orisinalitas, ekspresi-komunikasi, emosi, simbolisme, sentimental. Memuja-mendewakan sang artis. Sang artis tidak diinspirasikan oleh Tuhan, ttp dirinya didewakan ke tingkat tertinggi. Seniman jenius tidak lagi mengikuti aturan atau tradisi, ttp membuat aturan sendiri atauterobosan baru. F. Nietzsche (3) 1. F. Nietzsche: 1844-1900 Ada 2 kualitas seni: • yg Apollonian: yg feminin, tenang, teratur, tertib, menekankan unsur keteraturan dan menahan diri. Mis. Musik Klasik. • yg Dionysian: yg jantan, tegar, intens, pengalaman yg meluap-luap. Mis. Musik Rock. Friedrich Nietzsche (4) F. Nietzsche (5) Arthur Schopenhauer (6) A. Schopenhauer (7) A. Schopenhauer (8) 2. A. Schopenhauer: 1788-1860 Filsafatnya: berpusat pada “kehendak”(will). Ada 2 cara utk lepas dari tekanan kehendak: • Lewat kesenian (sementara) • Lewat askese, penyangkalan diri. • Dunia ‘noumena’: dunia di balik fenomena. • Dunia noumena: dapat diketahui. • Mistisisme dan mitologi menjadi subur.
© Copyright 2026 Paperzz