Matakuliah Tahun Versi : <<T0773>>/<<Perancangan Databasel>> : <<2005>> : <<1/2>> Pertemuan <<5>> <<Merancang Model Konseptual Database>> 1 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : • << TIK-5 >> Mahasiswa dapat menghasilkan suatu model konseptual database berdasarkan hasil fact finding (C3) 2 Outline Materi • • • • Aplikasi Database Lifecycle Perencanaan Database Pendefinisisan Sistem Pengumpulan Kebutuhan dan Analisis Database • Pemilihan DBMS • Aplikasi Rancangan Database 3 Fase Rancangan Database • Rancangan Database Conceptual. – Proses konstruksi model informasi dengan menggunakan sumber dari perusahaan secara independen. • Rancangan Database Logical. – Proses konstruksi model informasi dengan menggunakan spasifik model basis data perusahaan ( relasional), tapi tidak tergantung kebutuhan DBMS dan pertimbangan physical. • Rancangan Database Physical – Proses memproduksi penjelasan implementasi database pada secondary storage; menguraikan basis relasi , organisasi file, rancangan indexes agar acces data menjadi efficient , semua yang berhubungan dengan kendala integrity, dan peralatan/mekanisme security. 4 Faktor Kesuksesan Rancangan Database • Kemungkinan bekerja secara interactively dengan users. • Kelengkapan mengikuti seluruh proses metodologi pembangunan model data. • Kelengkapan penggunaan pendekatan data-driven. • Pertimbangan Sturktur perusahaan dan kendala integrity kedalam model data. • Pengkombinasian conceptualization, normalization, dan teknik validasi transaksi kedalam metodologi pemodelan data. 5 Overview Metodologi Perancangan Database • Tahap 1 Membangun Model Konseptual Data Lokal Untuk Setiap User View – Tahap 1.1 Identifikasi tipe entity. – Tahap 1.2 Identifikasi tipe relationship – Tahap 1.3 Identifikasi tipe dan menggabungkan attributes pada tiap entity – Tahap 1.4 Menentukan domain attribute. – Tahap 1.5 Menentukan attributes candidate and primary key – Tahap 1.6 Mempertimbangkan konsep pemodelan enhanced (optional step) – Tahap 1.7 Cek model dari redundancy – Tahap 1.8 Validasi model konseptual lokal terhadap transaksi user – Tahap 1.9 Review model konseptual data lokal terhadap NEED user 6 Overview Metodologi Perancangan Database • Tahap 2 Membangun dan Memvalidasi Model Logical Data Lokal Untuk Setiap View – Tahap 2.1 Menghilangkan features tidak compatible terhadap model relational (optional step) – Tahap 2.2 Menentukan relasi untuk model logikal data lokal – Tahap 2.3 Validasi relasi dengan menggunakan normalization – Tahap 2.4 Validasi relasi terhadap transactions user – Tahap 2.5 Menentukan kendala integrity – Tahap 2.6 Review model logical data lokal terhadap NEED user 7 Overview Metodologi Perancangan Database • Tahap 3 Membangun dan Memvalidasi Model Logikal Data Global – Tahap 3.1 Merge model logikal data lokal kedalam model logikal data global – Tahap 3.2 Memvalidasi model logical data global – Tahap 3.3 Cek model terhadap future growth – Tahap 3.4 Review model logical data global terhadap NEED user 8 Overview Metodologi Perancangan Database • Tahap 4 Menerjemahkan model logical data global menjadi target DBMS – Tahap 4.1 Merancang basis relasi – Step 4.2 Merancang representasi kebutuhan data – Step 4.3 Merancang kendala perusahaan • Tahap 5 Merancang representasi physical – Tahap 5.1 Analisis Transaksi – Tahap 5.2 Memilih organisasi file – Tahap 5.3 Pemilihan indexes – Tahap 5.4 Estimasi kebutuhan disk space 9 Overview Metodologi Perancangan Database • Tahap 6 Perancangan user view • Tahap 7 Perancangan mekanisme security • Tahap 8 Mempertimbangkan kontrol redundancy • Tahap 9 Monitor dan Merubah sistem operasional 10 Tahap 1 Membangun Model Konseptual Data Lokal Untuk Setiap View • Tahap 1.5 Menentukan attribute candidate and primary key – Mengidentifikasikan candidate key(s) untuk setiap entity dan jika terdapat lebih dari satu candidate key pilih satu menjadi primary key. • Tahap 1.6 Mempertimbangkan penggunaan konsep model enhanced (optional step) – Mempertimbangkan penggunaan konsep model enhanced modeling, seperti specialization / generalization, aggregation, dan composition. 11 Tahap 1 Membangun Model Konseptual Data Lokal Untuk Setiap View • Tahap 1.7 Cek model terhadap redundancy – Cek untuk setiap entity dan attribute terhadap redundancy dalam model. • Step 1.8 Validasi model konseptual data lokal terhadap user transactions – Menjamin model konseptual dapat menyuport kebutuhan transactions yang dibutuhkan oleh view. • Step1.9 Review model konseptual data lokal terhadap NEED user – Melakukan review terhadap model konseptual data lokal dengan user untuk menjamin model telah merepresentasikan user’s view berdasarkan NEED perusahaan. 12
© Copyright 2026 Paperzz