Matakuliah Tahun Versi : S0284/ Statika Rekayasa : Pebruari 2006 : 01/00 Pertemuan 15 s.d 18 Garis Pengaruh Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : • Mahasiswa dapat menghubungkan teori dan perhitungan garis pengaruh pada konstruksi dengan kombinasi beban dan pada struktur muatan tak langsung (C3) Outline Materi • Analisa dan perhitungan dan aplikasi garis pengaruh struktur muatan tak langsung pada konstruksi balok pada 2 perletakan,pada konstruksi balok pada 2 perletakan dengan beban gandar ganda,pada 2 perletakan dengan kantilever Outline Materi • Analisa dan perhitungan dan aplikasi garis pengaruh pada konstruksi pelengkung 3 sendi • Metoda irisan titik buhul dengan cara analitis Teori, perhitungan & aplikasi garis pengaruh pada bentuk konstruksi : balok diatas 2 perletakan biasa dengan beban statis terbagi merata. • Garis pengaruh dipergunakan untuk mengetahui dimana letaknya muatan sesuatu muatan yang ber-gerak yang dapat menimbulkan akibat yang paling buruk. Dipakai pertolongan muatan bergerak sebesar 1 ton. Teori, perhitungan & aplikasi garis pengaruh pada bentuk konstruksi : balok diatas 2 perletakan biasa dengan beban statis terbagi merata. • Garis pengaruh merupakan cara lain untuk mencari reaksi perletakan, gaya lintang dan momen pada suatu konstruksi yang terbebani beban luar statis. Dengan kata lain garis pengaruh dapat pula dipergunakan untuk mencari besarnya reaksi perletakan, gaya-gaya dalam batang tanpa hukum keseimbangan (M = 0 ; V = 0 ; H = 0 ). • Jangkauan gaya-gaya dalam yang dapat dicari meliputi seluruh titik pada batang konstruksi. Teori, perhitungan & aplikasi garis pengaruh pada bentuk konstruksi : balok diatas 2 perletakan biasa dengan beban statis terbagi merata. a. b. c. d. e. f. Garis pengaruh berlaku pada bentuk-bentuk konstruksi seperti : Konstruksi Statis Tertentu meliputi : Konstruksi Balok diatas 2 per-letakan biasa dan dengan Kantilever Konstruksi Kantilever Murni Konstruksi Balok Gerber Konstruksi dengan Muatan Tak Langsung Konstruksi Pelengkung 3 sendi Teori, perhitungan & aplikasi garis pengaruh pada bentuk konstruksi : balok diatas 2 perletakan biasa dengan beban statis terbagi merata. • No Konstruksi Statis Tak Tentu, meliputi konstruksi-konstruksi variasi antara : Balok di atas 2 perletakan Biasa 1. 2. 3. Balok di atas 2 perletakan dgn kantilever 4. 5. 6. 7. Kantilever 8. Konstruksi pelengkung 3 sendi 9. …… dsbnya. Keterangan Seluruhnya dapat pula berbentuk balok ger-ber & kon-struksi dgn muatan tak langsung Teori, perhitungan & aplikasi garis pengaruh pada bentuk konstruksi : balok diatas 2 perletakan biasa dengan beban statis terbagi merata. Konstruksi Rangka Batang meliputi : a. Konstruksi Rangka Batang Statis Tertentu b. Konstruksi Rangka Batang Statis Tak Tentu Luar & Dalam Teori, perhitungan & aplikasi garis pengaruh pada bentuk konstruksi : balok diatas 2 perletakan biasa dengan beban statis terbagi merata. • Muatan statis yang bekerja dapat berupa muatan terpusat, terbagi rata lurus dan terbagi rata teratur (segitiga) sedangkan muatan hidup (bergerak) yang bekerja dapat berupa muatan terpusat tunggal terbagi rata, terpusat gandar (2, 3, 4, 5, … gaya). Teori, perhitungan & aplikasi garis pengaruh pada bentuk konstruksi : balok diatas 2 perletakan biasa dengan beban statis terbagi merata. x P A B C 1 1 /2 l /2 l l Gp.RA 1t + + Gp.RB 1/ 1t 2 P + - 1 Gp.LC /2 P + 1 Gp.MC /4 P.l Teori, perhitungan & aplikasi garis pengaruh pada bentuk konstruksi : balok diatas 2 perletakan biasa dengan beban statis terbagi merata. • Mencari reaksi perletakan Apabila muatan 1 ton diatas A, didapat RA = 1 ton, apabila muatan 1 ton diatas B, didapat RB = 1 ton. • Mencari gaya-gaya dalam Teori, perhitungan & aplikasi garis pengaruh pada bentuk konstruksi : balok diatas 2 perletakan biasa dengan beban q = 1 t/m' statis terbagi merata. • Bila ada beban terbagi rata statis sepanjang balok ACB seperti terlihat pada gambar dibawah ini : A 1 1t B C 1 /2 l /2 l + Gp.RA + Gp.RB 1/ 2 P + - 1 Gp.LC /2 P + 1 Gp.MC /4 P.l 1t Teori, perhitungan & aplikasi garis pengaruh pada bentuk konstruksi : balok diatas 2 perletakan biasa dengan beban statis terbagi merata. • Bila ada beban terbagi rata statis sepanjang AC maka besarnya RA, RB, LC & MC dapat langsung dicari hasilnya dimana besarnya luasan gambar Gp.RA, RB, LC & MC sesuai letak beban terbagi rata statis tersebut bekerja di konstruksi dengan : Teori, perhitungan & aplikasi garis pengaruh pada bentuk konstruksi : balok diatas 2 perletakan biasa dengan beban statis terbagi merata. 1t + Gp.RA + Gp.RB 1 /2 P + - 1 Gp.LC /2 P + Gp.M C 1 /4 P.l 1t Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Balok Diatas 2 Perletakan Biasa Dengan Beban Gandar Tunggal (2 Gaya Terpusat) sebaliknya P1 R A 4t P2 a B I c P1 d > P2 l q t /m ' P1 a P2 a P1 P2 cd l M I max + = q . luas Gp.M I = q . 1/2 l . cd/l Gp.MI 4t a/ - menghasilka n l + b/ l P.a l P1 P2 a/ - P. b l + Gp.LI - l + b/ l P2 P1 3,5 x=2m 5,7 4t 2t 3 m A B I 4t 12 m 1/ 2 3,5 2,979 1,604 6,5 Gp.M 5 ,5 x 6 ,5 2 , 979 12 2,75 1,25 Gp.L 3,25 2t R=6t L1 = 1/ 2 m 4.3 - 6.x = 0 x = 2m Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Balok Diatas 2 Perletakan Biasa Dengan Beban Gandar Tunggal (2 Gaya Terpusat) • Mmax = 4 . 2,979 + 2 . 1,604 = 11,916 + 3,208 = 15,124 t.m • VA . 12 – 4 . 6,5 – 2 . 3,5 = 0 VA = = 2,75 t • VB . 12 – 4 . 5,5 – 2 . 8,5 = 0 VB = = 3,25 t Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Balok Diatas 2 Perletakan Dengan Kantilever Dengan Beban Statis Terbagi Merata q t/m' x a1 a2 l VA 1/ 2 l VB a2 l l a1 l 1 + Gp.VA a1 l + Gp.VB 1 l a2 l Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Balok Diatas 2 Perletakan Dengan Kantilever Dengan Beban Statis Terbagi Merata • Jika a1 = 2 m, l = 6 m dan a2 = 3 m sedangkan titik II sejarak 2 m dari titik A maka seperti terlihat pada gambar dibawah ini Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Balok Diatas 2 Perletakan Dengan Kantilever Dengan Beban Statis Terbagi Merata x LA lef t P A C LA right B II VA 2m D VB 2m 4m 3m Gp.V A /3 /3 /2 Gp.V B - + 1 Gp.L - Gp.L 1/ 1 + 4 1 - + 3/ 2 A lef t A rig ht - 1 /2 + 3 1 Gp.L Gp.L 1 /3 1t + B rig ht 1t B lef t - Gp.M 1 - 1 /3 - 1 /2 + - + 2/ 1/ A - 3 1 /2 + 3 Gp.L II 4 /3 - Gp.M + 4 /3 1 II - Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Balok Diatas 2 Perletakan Dengan Kantilever Dengan Beban Bergerak Terbagi Merata • Diketahui balok ABC ; hitung garis pe- ngaruh MI akibat beban hidup merata q = 2t/m’ sepanjang 3m A I B 2m 4m C 2m q = 2 t/m ' (I) ( II ) 2- x 3m x 3- x 2 Y1 + Y2 1.2.4 4 3 6 /3 Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Kantilever Murni & Kantilever Muatan Tak Langsung P x A I B l - a l Gp.MA + 1 Gp.LA - Gp.MI + Gp.LI a f Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Kantilever Murni & Kantilever Muatan Tak Langsung * Mencari Gp. MA & LA MA = - P( l – x ) x=0 … x=l … LA= + P * Mencari Gp. MI & LI 0xa MI = - P( a – x ) x=0 … x=a … LA= + P axl MI = 0 LI = 0 MA = -P.l MA = 0 MI = -a MI = 0 Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Kantilever Murni & Kantilever Muatan Tak Langsung x P A B MA VA C F D 1,5m 5 x 3m E G Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Kantilever Murni & Kantilever Muatan Tak Langsung + 1 Gp.V A 12 Gp.M A 6 Gp.M C 3 4 Gp.M F 4,5 - C F D C F D 1,5 + 1 2 Gp.L F 1 Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Kantilever Murni & Kantilever Muatan Tak Langsung * Gp. VA VA = 1 t * Gp. MA lihat kanan potongan MA = - P.x x=0 … MA = 0 x = 12 … MA = -12 t.m * Gp. MC lihat kanan potongan titik C (6 x 15) MC = - P(x - 6) = - x + 6 x=6 … MC = 0 t.m x = 15 … MC = – 9 t.m Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Kantilever Murni & Kantilever Muatan Tak Langsung • Gp. MF P = 1t berjalan sepanjang ABC ; lihat kanan potongan titik F MF = 0 P = 1 berjalan sepanjang CD MF = -.P (1,5) a=0 … MF = 0 a = 1,5 … MF = – a = 3 … MF = – 1,5 P =1t berjalan sepanjang DE(9x12) MF = - P(x – 7,5) x=9 … MF = -1,5 x = 12 … MF = -4,5 Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Kantilever Murni & Kantilever Muatan Tak Langsung • Gp. LC P = 1 berjalan sepanjang ABC Lihat kanan potongan di titik CLC=0 P = 1 berjalan sepanjang CDE Lihat kanan potongan LC=P=1 ton a C F P D Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi : Kantilever Murni & Kantilever Muatan Tak Langsung • Gp. LF P = 1 berjalan sepanjang ABC LF = 0 P = 1 berjalan sepanjang CD LF =a/3 a=0 … LF = 0 a = 1,5 … LF = 1/2 t a=3 … LF = 1t P = 1 berjalan sepanjang DE LF = 1 ton Analisa, Perehitungan & Aplikasi Garis Penngaruh Pada Bentuk Konstruksi : Muatan Tak Langsung Balok Diatas 2 Perletakan Biasa & Kantilever P x I II a Untuk menghi-tung G.p reaksi perletakan sama seperti muatan langsung. G.p gaya dalam untuk potongan yang berada dibawah balok lintang sama halnya seperti balok langsung. VB VA l = 6a a1 b1 a2 b2 1 1 + Gp.VB + Gp.VA + a1b1 4 a l 3 2 a 3 a1 l Gp.MI 2a 1 a 6a 3 + Gp.LI P x 3a x a x 2a a II a2 b2 VA VB Gp.MII 1 b2 3 + - 1 a2 2 + Gp.LII 1 2 1 2 + Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi Muatan Tak Langsung Balok Diatas 2 Perletakan Dengan Kantilever & Dengan Beban Gandar Ganda (4 Gaya Terpusat) 2m I 2t A D E F C 2m G H 4m II 5t B I 6 x 2m 1,1667 3t J III 2m 4m 2t 5t 3t - K 1t L I V 1t Y3 Y1 I V 3 x 2m 2m II I Variasi I 2m III 2,5 - Y2 + Gp.MC 2,4167 2,3333 2,5 2m II I Variasi II 1,1667 2t III 2m 4m 5t 3t I V 1t 2,5 - Y4 Y5 + 2,4167 2,3333 2,5 I 1,1667 2m II 2t 4m III 2m I V 3t 1t 5t Y6 + 2,4167 2,3333 2,5 Y7 2,5 Variasi III - Analisa, Perhitungan & Aplikasi Garis Pengaruh Pada Bentuk Konstruksi Muatan Tak Langsung Balok Diatas 2 Perletakan Dengan Kantilever & Dengan Beban Gandar Ganda (4 Gaya Terpusat) I 2m II 2t 1,1667 I V III 2m 4m 5t 3t 2,5 Variasi IV 1t - + 2,4167 2,3333 2,5 2m II I 2t 1,1667 III 2m 4m 5t 3t Y9 + Variasi V 1t Y1 Y8 I V 2,5 - Y1 1 0 2,4167 2,3333 2,5 2m II I 4m 2t 1,1667 III 2m 5t 3t I V Variasi VI 1t - Y12 Y13 2,5 Y14 + Y15 2,4167 2,3333 2,5 2m II I 1,1667 2t I V III 2m 4m 5t 3t Variasi VII 1t - Y16 Y17 Y18 + 2,5 Y19 2,4167 2,3333 2,5 I 1,1667 2m II 2t III 2m 4m 5t 3t I V Variasi VIII 1t - Y20 Y21 Y22 + Y23 2,4167 I 2,3333 2,5 2m II 2,5 2t 5t 2,5 1,1667 - Y24 -
© Copyright 2026 Paperzz