Pertemuan 15 Pusat Perbelanjaan Latar Belakang PERKEMBANGAN KOTA LAHAN MAHAL & TERBATAS PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TUNTUTAN & FASILITAS SARANA KOMUNIKASI & REKREASI MUDAH NYAMAN LENGKAP Klasifikasi Perbelanjaan Berdasarkan Jenis Barang: Convenience Shop Demand Store Impuls Store Berdasarkan Variasi Barang: Speciality Store Variety Shop Berdasarkan Jumlah Barang: Eceran Grosir Klasifikasi Perbelanjaan Berdasarkan Bentuk Fisik: Shopping Street Shopping Precinct Department Store Super Market Berdasarkan Pelayanan: Convenience System Self Service System Vending Machine System Order System Klasifikasi Perbelanjaan Berdasarkan Skala Pelayanan: Neighborhood Center Community Center Main Center Mega Center Sumber: Bibberd Frederick, Town Design. London: The Architectural Press, 1959, hal. 127 Aktivitas Pengunjung Pusat perbelanjaan merupakan “Profesional Vacation” Aktivitas berbelanja butuh banyak waktu Aktivitas berbelanja melelahkan Sumber: Victor, Gruen, Centers For The Urban Environment Survive Of The Cities, New York: Reinhold, 1960 Kriteria Investor Memilih Site Lokasi strategis Aksesibilitas baik Dimensi & luas tanah Peraturan Pemerintah Kompetitor Kegiatan lingkungan Kondisi penduduk Kebutuhan lingkungan Kriteria Tentant Jenis barang sesuai Pangsa pasar sesuai Kwantitas barang sesuai Nyaman Aman Pencapaian mudah Kriteria Tentant Parkir mudah Ada anchor tenant Adanya tenant mix Lokasi bisnis menguntungkan Disain toko baik Nilai jual/sewa stabil Pembatasan kompetisi yang kurang sehat Kriteria Pengunjung Pencapaian mudah Parkir mudah Nyaman Aman Ada variasi barang Fasilitas lengkap Toko teratur Pencapaian Ke Tapak Arus pengunjung terbesar: Kendaraan Pejalan kaki Mudah – jelas – strategis Hirarki jalan Aktivitas sekitar tapak Perencanaan & Perancangan Ruang Luar Elemen ruang luar Taman/hijau Pedestrian Sirkulasi kendaraan Interaksi terhadap lingkungan Sebagai buffer Sebagai pengarah vocal point Sirkulasi Pada Tapak Perbedaan sirkulasi manusia & kendaraan Kemudahan & kejelasan sirkulasi Jarak minimum daerah parkir & bangunan Tidak mengganggu kegiatan yang ada Menunjang daya tarik Perencanaan & Perancangan Bangunan Bentuk massa Orientasi massa Gubahan massa Zoning ruang Pola ruang Sirkulasi horizontal & vertikal Struktur bangunan Penampilan bangunan Orientasi Massa Memperhatikan lingkungan sekitar Sesuai kondisi tapak Ke arah jumlah pengunjung terbesar Ke arah pedestrian Gubahan Massa Mengikuti pengelompokan kegiatan Memenuhi kebutuhan luas bangunan pada tapak Penggunaan lahan & bangunan efisien Terjadi kesatuan massa terhadap ruang pengikat Zoning Bangunan Pengelompokan kegiatan Pengelompokan jaringan utilitas Pengelompokan waktu kegiatan Kebutuhan ruang bentang lebar Penyebaran anchor tentant Komposisi Tenant Toko kecil Toko besar/department store Restaurant Bioskop Play ground
© Copyright 2026 Paperzz