download

Matakuliah
Tahun
: Manajemen Proyek
: 2006
Pengenalan Manajemen Proyek
Pertemuan 1
Ir. Michael Tedja, M.T.
MATERI PEMBAHASAN
 PENGENALAN MANAJEMEN PROYEK
 FUNGSI MANAJEMEN
 ESTIMASI BIAYA
 TENDER & KONTRAK
 SERAH TERIMA PROYEK
PENGERTIAN MANAJEMEN PROYEK

Unsur pengetahuan - keahlian - alat - teknik

Unsur B - M - W sebagai syarat sukses

Syarat sukses berdasarkan kesesuaian BMW

Kemampuan manajemen yang diperlukan :
 Manajemen B - M - W
 Manajemen Sumber Daya Manusia
 Manajemen Komunikasi
 Manajemen Resiko
 Manajemen Pengadaan
Ir. Michael Tedja, M.T.
MANFAAT MANAJEMEN PROYEK

Mengidentifikasi fungsi tanggung jawab

Meminimalkan tuntutan pelaporan rutin

Mengidentifikasi batas waktu untuk penjadwalan

Mengidentifikasi metode analisa peramalan

Mengukur prestasi terhadap rencana

Mengidentifikasi masalah dini & tindakan perbaikan

Meningkatkan kemampuan estimasi untuk rencana yad

Mengetahui jika sasaran tidak dapat dicapai/terlampaui
SUMBER : Kerzner,Harold, Project Management. A Systems Approach to Planning, Scheduling and
Controlling 4 th. Edition, New York : Van Nostrand Reinhold, 1992, halaman 193-194
TUNTUTAN MANAJER PROYEK
 Pengelolaan manusia
 Tugas yang harus dikerjakan sebagai PM
 Menggunakan peralatan/fasilitas yang ada
 Struktur organisasi yang ada
 Iklim organisasi
 Iklim pelanggan
SUMBER : Kerzner,Harold, Project Management. A Systems Approach to Planning, Scheduling &
Controlling 4 th. Edition, New York : Van Nostrand Reinhold, 1992, halaman 181.
TUNTUTAN KEAHLIAN KHUSUS MP










Kemampuan membangun tim
Kepemimpinan
Kemampuan mengatasi konflik
Keahlian teknis
Kemampuan perencanaan
Kemampuan pengorganisasian
Bersikap sebagai wirausahawan
Kemampuan administrasi
Dukungan manajemen
Kemampuan mengalokasikan sumber daya
SUMBER : Kerzner,Harold, Project Management. A Systems Approach to Planning, Scheduling &
Controlling 4 th. Edition, New York : Van Nostrand Reinhold, 1992, halaman 182.
FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN MP
 Kematangan
 Taktik pengawasan yang ketat
 Tidak terlibat secara penuh
 Kurangnya kemampuan teknis
 Kurangnya visi “CUSTOMER ORIENTATION”
 Gaya manajemen dalam “MUTASI SEMENTARA”
 Pengalaman kerja “KUTU LONCAT”
SUMBER : Kerzner,Harold, Project Management. A Systems Approach to Planning, Scheduling &
Controlling 4 th. Edition, New York : Van Nostrand Reinhold, 1992, halaman 182.
PROJECT LIFE CYCLE
START
STAGES
ACTIVITY
STOP
CONCEPTUAL STAGE
IMPLIMENTATION STAGE
PROJECT DEVELOPMENT PROGRAM
DESIGN
CONSTRUCTION
OPERATION STAGE
OPERATION & MAINTENANCE
TENDER
IMPORTANT
MILE
STONES
PRE
FEASIBILITY
FEASIBILITY
PROJECT DETAILS
STUDY
EXECUTED
STUDY
CONCEPT
OK
COST
COST
ESTIMATES
COST
ESTIMATES
PRE LIMINARY
COST ESTIMATES
PROJECT LIFE CYCLE COST
PROJECT INITIAL COST
PRE IMPLEMENTATION
COST
DESIGN
COST
OPER. & MAINT.COST
CONSTRUCTION
COST
KEGIATAN TAHAPAN PROYEK
 TAHAP KONSEP :
 Tentukan tujuan & analisa +/- kondisi yang ada
 Buat konsep sistem terhadap +/- yang ada
 Tentukan kebutuhan teknis, lingkungan, kelayakan
ekonomis & kemudahan sistem
 Uji alternatif yang direncanakan terhadap sasaran
 Jawab pertanyaan : Berapa biayanya ? - Bagaimana
ketersediaan sistemnya ? - Bagaimana sistem yang
direncanakan menyatu dengan sistem yang ada ?
 Identifikasi sumber daya yang dibutuhkan
 Buat rencana kerja untuk menjamin sistem
 Tentukan sistem antar bagian
 Buat sistem organisasi
KEGIATAN TAHAPAN PROYEK
 TAHAP IMPLEMENTASI - DISAIN :
 Tentukan sumber daya yang diperlukan
 Siapkan sistem akhir yang diperlukan
 Siapkan rencana rinci untuk mendukung rencana induk
 Tentukan biaya - jadwal - mutu
 Tentukan bagian yang mempunyai resiko tinggi &
ketidakpastian, buat rencana alternatif
 Tentukan hubungan antar sistem & antar bagian
 Tentukan sistem pendukung yang diperlukan
 Tentukan dokumen yang diperlukan seperti prosedur rincian tugas - anggaran biaya - sumber keuangan dokumen pendukung
KEGIATAN TAHAPAN PROYEK
 TAHAP IMPLEMENTASI - KONSTRUKSI :
 Perbaharui rencana rinci sebelum tahap berikut dimulai
 Tentukan sumber daya yang diperlukan
 Verifikasi spesifikasi sistem produksi
 Mulai produksi - konstruksi - pemasangan
 Penilaian pengujian akhir terhadap kesesuaian sistem
 Kembangkan dokumen pendukung sistem pengoperasian
 Kembangkan rencana pendukung tahap operasional
 TAHAP OPERSASIONAL :
 Gabungkan produk ke organisasi perusahaan yang ada
 Evaluasi : teknik - sosial - ekonomi
 Berikan evaluasi ke tim perencana
 Evaluasi kesesuaian sistem pendukung
HUBUNGAN KETIDAKPASTIAN DAN JUMLAH KEJADIAN
Total Project Life Cycle
PLAN
O
PHASE 1
PHASE 2
CONCEPT
DEVELOPMENT
CONCEIVE
DEVELOP
(C)
P D
ACCOMPLISH
(D)
PHASE 3
PHASE 4
IMPLEMENTATION TERMINATION
EXECUTE
FINISH
(E)
(F)
I
P E
O C
N
C
R R
CONSTRUCTIVE
DESTRUCTIVE
C R
T E
U
N
I
T
Y
OPPORTUNITY
O E
A
S
I
N
G
INTERVENTION
S A
T C
I
N
G
TIME
SUMBER : Wideman, Max, A Framework For Project & Program Management Integration, The
PMBOK Handbook Series Vol.1, 1994, halaman III-8
HUBUNGAN RESIKO & JUMLAH KEJADIAN
Total Project Life Cycle
Plan
Phase 1
CONCEPT
Conceive
(C)
I
N
C
Accomplish
Phase 2
Phase 3
DEVELOPMENT
IMPLEMENTATION
TERMINATION
Develop
Execute
Finish
(D)
(E)
(F)
Phase 4
$
R R
E I
A S
V
A
S K
I
L
U
N
G
E
Period of
Higest
Risk Impact
TIME
SUMBER : Wideman, Max, A Framework For Project & Program Management Integration,
The PMBOK Handbook Series Vol.1, 1994, halaman III-9