download

Pertemuan 01
Bina Nusantara
OTONOMI DAERAH
Propinsi, Kab/Kota, Khusus
UU 32 + 33 Thn 2004
•
•
•
•
Sentralisasi – Rep. Ind.
Disentralisasi - Otonomi Daerah
Propinsi, Kabu/Kota Madya,
Khusus: NAD – DKI Jaya - DIY
Bina Nusantara
Disentralisasi - Otonomi Daerah
• Wewenang (Pemerintah Pusat – Daerah)
Sesuai semangat Otda - terkoordinir
• Pengecualian wewenang (masih terpusat)
Untuk persatuan / kesatuan / keamanan
• Kebijakan, Koordinasi
Keseragaman, pengawas / koordinasi
• Pengelolaan, pembiayaan
Kepercayaan - percepatan pembangunan
Bina Nusantara
Pemerintah Pusat
Presiden / Wakil (+ staff), bidang:
1. Politik Luar Negeri
2. Pertahanan
3. Keamanan
4. Yustisi (Hukum)
5. Agama
6. Moneter & Fiskal
Bina Nusantara
Wewenang Otonomi Daerah
• Koordinasi Propinsi / Gubernur (Wakil Pusat)
• Kegiatan pemerintahan di Daerah (kecuali 6
hal)
• Dilakukan sendiri - otonom
Bina Nusantara
Pemerintahan Daerah
•
•
•
•
•
•
•
Kabupaten - Kota Madya
Penerimaan / Pendapatan,
Pendidikan, Kesehatan,
Perekonomian, Perdagangan, Industri, BUMN,
Sosial, Pertanian, Perikanan,
Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan,
Dls. Dls.
Bina Nusantara
Keuangan Daerah
•
•
•
•
•
•
Pembiayaan Daerah
Subsidi dari Pusat
Hibah
Pinjaman
Hasil Usaha
PAD (Pajak)
Bina Nusantara
Pajak Daerah
•
•
•
•
•
Tkt. I (Propinsi) – 4 jenis pajak
Tkt. II (Kab/Kota) – 7 jenis pajak
Daerah Khusus – gabung (11 jenis)
Penerimaan Utama (PAD)
Disamping sumber lainnya
Bina Nusantara
Pajak - Retribusi Daerah
•
•
•
•
•
Dgn. Peraturan Daerah
Dipaksakan - DPRD
Imbalan Langsung
Tindak lanjut dgn. Per.
Penagihan - Keadilan
Bina Nusantara