Matakuliah Tahun Versi : D0472/PERANCANGAN ELEMEN MESIN : 2005 : Pertemuan 5 SAMBUNGAN KELING 1 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : • menghitung konstruksi sambungan keling 2 Outline Materi • • • • Pengertian Metoda Pengelingan Tipe Sambungan Keling Desain Sambungan Keling 3 PENGERTIAN • Definition: – Rivet is a short cylindrical bar with a head integral with it. The cylindrical portion of the rivets is called shank or body and lower portion of shank is known as tail. Rivets are usually made from steel, brass, alluminum or copper 4 PENGERTIAN Function: The function of rivets in a joint is to make a connection that has strength and tightness. Strength is necessary to prevent failure of the joint. Tightness is necessary in order to prevent leakage as in boiler or in a ship. 5 PENGERTIAN • Cara Pengelingan 6 TIPE SAMBUNGAN KELING • Dua tipe sambungan – Lap Joint • A lap joint is that in which one plate overlaps the other and the two plates are then riveted together. – Butt Joint • A butt joint is that in which the main plates are kept in allignment butting (touching) each other and a cover plate (strap) is placed either on one side or in both sides of the main plates. – Single strap butt joint. – Double strap butt joint. 7 TIPE SAMBUNGAN KELING • Jumlah Baris Pengelingan : – Single riveted joint. – Double riveted joint. – Triple riveted joint 8 9 <<ISI>> 10 <<ISI>> 11 Disain Teknis Keling • Pitch – Jarak dari pusat satu keling ke pusat keling lainnya yang sejajar, dinotasikan dengan p. • Diagonal Pitch – Jarak antara pusat keling pada baris berikutnya dari sambungan keling zig-zag, donotasikan dengan pd. • Back Pitch – Jarak tegak lurus diantara garis pusat dari baris berikutnya, donotasikan dengan ps. • Margin – Merupakan jarak antara pusat dari lubang keling dengan tepi dari pelat, notasi m. 12 Kerusakan Pada Sambungan Keling • Sambungan keling dapat rusak dengan beberapa cara: – Pinggiran pelat sobek. (m = 1.5 d) 13 • Sobek melalui suatu baris keling 14 Area sobekan per panjang pitch – At = (p – d).t • Ketahanan sobek (tearing resistance/tearing strength/tearing value) per panjang pitch – Pt = ft.At • dimana: • • • • p = pitch dari keling d = diameter keling t = ketebalan plat ft = tegangan tarik yg diijinkan dari bahan plat 15 Pergeseran pada keling 16 • Area geser per keling 2 As d 4 • Ketahanan geser keling per panjang pitch 2 Ps d f s n 4 17 Patah (crush) pada keling. • Area patah per rivet – Ac = d.t • Total area patah – Ac = n.d.t • Ketahanan patah keling per panjang pitch – dimana : • n = jumlah keling per panjang pitch • fc = tegangan patah yg diijinkan dari bahan keling 18 Efficiency of Riveted Joint • Strength of The Riveted Joint Pt, Ps, Pc • Strength of Plate, P = p x t x ft • Efisiensi sambungan; Least of Pt , Ps , Pc P.t. f t 19 Lap Joint Effisiensi Single 45 – 60 But joint (D strap) Single Effisiensi Double 63 – 70 Double 70 – 83 Triple 72 - 80 Triple 80 – 90 Quadruple 85 – 94 55 – 60 20 Penutup • Dalam mendisain keling, umumnya kekuatan keling masih dibawah harga kekuatan bahan yang akan dikeling 21
© Copyright 2026 Paperzz