download

Matakuliah
Tahun
Versi
: J0072 – Ekonomi Koperasi
: 2006
: R1
Pertemuan 06
Mekanisme Pendirian Koperasi
1
Outline Materi
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Materi 1: Syarat pendirian koperasi
Materi 2: Rapat anggota koperasi
Materi 3: Pengurus koperasi
Materi 4: Pengawas koperasi
Materi 5: Struktur internal organisasi koperasi
Materi 6: Permohonan Pengesahan
Materi 7 : Cara mendirikan koperasi
Materi 8 : Anggaran dasar koperasi
Materi 9 : Keanggotaan koperasi
Materi 10 : Hak anggota koperasi
Materi 11 : Kewajiban koperasi
2
Learning Outcomes
Pada akhir pertemuan ini,
mahasiswa akan mampu :
– Menunjukkan
mekanisme
prosedur pendirian koperasi
diharapkan
pendirian
3
Syarat Pendirian Koperasi
• Persyaratan untuk mendirikan koperasi tertuang
dalam undang-undang atau peraturan koperasi
antara lain:
a.Orang-orang yang akan mendirikan koperasi
harus
mempunyai kepentingan ekonomi yang
sama,dan tujuan yang sama.
b.Harus memenuhi syarat jumlah minimum anggota
yang ditentukan pemerintah.
c.Harus memenuhi persyaratan wilayah tertentu.
d.Harus dibuat Konsep Anggaran Dasar Koperasi.
4
Rapat Anggota Koperasi
• Jika persyaratan tersebut telah ada, Panitia
pendiri mengadakan rapat anggota.
• Rapat anggota adalah wadah aspirasi anggota
dan pemegang kekuasaan tertinggi dalam
koperasi. Sebagai pemegang kekuasaan
tertinggi, maka segala kebijakan yang berlaku
dalam koperasi harus melewati persetujuan
rapat anggota terlebih dahulu., termasuk
pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian
personalia pengurus dan pengawas.Dalam rapat
pendirian ini selain disahkan anggaran Dasar
Koperasi, juga dibentuk pengurus dan
pengawas.
5
Pengurus Koperasi
• Dalam rapat pendirian ini selain disahkan anggaran
Dasar Koperasi, juga dibentuk pengurus dan pengawas.
• Pengurus adalah badan yang dibentuk oleh rapat
anggota dan disertai dan diserahi mandat untuk
melaksanakan kepemimpinan koperasi, baik dibidang
organisasi maupun usaha. Anggota pengurus dipilih dari
dan oleh anggota koperasi dalam rapat anggota. Dalam
menjalankan tugasnya, pengurus bertanggung jawab
terhadap rapat anggota. Atas persetujuan rapat anggota
pengurus dapat mengangkat manajer untuk mengelola
koperasi. Namun pengurus tetap bertanggung jawab
pada rapat anggota.
6
Pengawas Koperasi
• Pengawas adalah badan yang dibentuk
untuk melaksanakan pengawasan
terhadap kinerja pengurus. Anggota
pengawas dipilih oleh anggota koperasi di
rapat anggota. Dalam pelaksanaannya,
pengawas berhak mendapatkan setiap
laporan pengurus, tetapi merahasiakannya
kepada pihak ketiga. Pengawas
bertanggung jawab kepada rapat anggota
7
Struktur internal organisasi koperasi. (Hal 131. b)
Rapat Anggota
Dewan
Penasehat
Pengurus
Manajer
Pengawas
Kepala Unit
Kepala Unit
Kepala Unit
Karyawan
Karyawan
Karyawan
Keterangan
Garis Perintah
Garis Tanggung Jawab
8
Permohonan Pengesahan
Setelah perangkat organisasi Koperasi terbentuk
dalam rapat pendirian tersebut, maka pengurus
mengajukan permohonan pengesahan kepada
pejabat yang berwenang secara tertulis disertai:
a. Akta Pendirian Koperasi dan Berita Acara
Rapat Pendirian.
b. Dalam Akta Pendirian Koperasi tertuang
Anggaran Dasar Koperasi yang telah disahkan
dalam rapat pendirian, serta tertuang pula
nama-nama anggota pengurus (yang pertama,
yang diberi wewenang untuk mengajukan
pengesahan kepada pejabat yang berwenang.
9
Permohonan Pengesahan
• Atas Dasar permohonan pengesahan atas pengurus
koperasi tersebut, maka dalam jangka waktu paling lama
3 (tiga) bulan, pejabat yang bersangkutan harus
memberikan putusan diterima / ditolak.
- Jika ditolak, maka para pendiri / pengurus dapat
mengajukan permohonan ulang, paling lama 1 (satu)
bulan sejak diterimanya permohonan.
- Jika diterima, maka sejak saat itu Koperasi berstatus
sebagai Badan Hukum.
• Pengesahan ini ditandai dengan dicantumkan akta
pendirian koperasi yang termuat dalam Berita Negara
Republik Indonesia.
10
CARA MENDIRIKAN KOPERASI
Hal-hal yang perlu diperhatikan.
1. Bagaimana kehidupan pendidikan setempat.
2. Usaha yang cocok dan diperlukan penduduk.
3. Pendekatan dengan tokoh-tokoh masyarakat /
masukan para tokoh-tokoh masyarakat.
4. Hubungi petugas kantor koperasi setempat.
5. Selenggarakan musyawarah, kemukakan rencana
mendirikan koperasi.
6. Bentuk panitia untuk mendirikan koperasi, rapat
pembentukan koperasi.
7. Pengurus
koperasi
ajukan
permohonan
pengesahan kepada pejabat yang berwenang
11
Anggaran Dasar Koperasi
Anggaran
dasar
adalah
merupakan
keseluruhan aturan yang mengatur secara
langsung kehidupan koperasi dan hubungan
antara koperasi dengan para anggotanya,
untuk terselenggaranya tertib organisasi.
Dalam batas-batas tertentu Anggaran Dasar
Koperasi dianggap sebagai peraturan intern
koperasi yang harus ditaati oleh seluruh
perangkat organisasi koperasi dan seluruh
anggota
12
KEANGGOTAAN KOPERASI
Yang dapat menjadi anggota koperasi Indonesia
adalah setiap warga negara Indonesia yang
memenuhi ketentuan sebagai berikut :
• Dewasa dan mampu melaksanakan tindakan
hukum.
• Menyetujui landasan idiil, asas dan sendi dasar
koperasi.
• Sanggup dan bersedia memenuhi kewajibannya
dan melakukan haknya sebagai anggota koperasi.
• Koperasi dapat memiliki anggota luar biasa yang
persyaratan hak dan kewajibannya ditetapkan
13
dalam anggraan dasar
Hak Anggota Koperasi
• Hak anggota koperasi:
Untuk menghadiri, menyatakan pendapat dan memberikan
suara dalam rapat anggota.
• Memilih dan/ atau dipilih menjadi anggota pengurus atau
pengawas.
• Meminta diadakan rapat anggota menurut ketentuan
anggaran dasar.
• Mengemukakan pendapat atau saran kepada pengurus
diluar rapat anggota baik diminta maupun tidak diminta.
• Memanfaatkan koperasi dan mendapat pelayanan yang
sama antara anggota.
• Mendapat keterangan mengenai perkembangan koperasi
menurut ketentuan dalam anggaran.
14
Kewajiban Anggota Koperasi
Setiap anggota mempunyai kewajiban :
• Mematuhi anggaran dasar dan anggaran rumah
tangga serta keputusan yang telah disepakati
dalam rapat anggota.
• Berpartisipasi dalam kegiatan usaha yang
diselenggarakan oleh koperasi.
• Mengembangkan dan memelihara
kebersamaan berdasarkan atas asas
kekeluargaan.
15