download

Metode Penelitian
Pertemuan ke-9
Presentasi: Tujuan Penelitian
Presentasi:

Mahasiswa mempresentasikan tujuan
penelitiannya, dengan menggunakan
kalimat ilmiah.
Review ke-8:Tujuan Penelitian
Merupakan sesuatu yang dicapai,
segera setelah penelitian selesai
dikerjakan.
 Secara umum semua penelitian
bertujuan: menemukan kebenaran
ilmiah, tapi secara terperinci, peneliti
harus menjelaskan yang sebenarnya
yang ingin dicapai melalui
penelitiannya.

Beberapa tujuan penelitian yang
akan dicapai oleh peneliti:
1. Menjelaskan keadaan suatu objek.
2. Mengevaluasi suatu objek
3. Memvalidasi suatu teori
1. Menjelaskan keadaan suatu objek

Menjelaskan suatu objek secara
mendalam, yakni menjelaskan secara
rinci terhadap objek tersebut secara
deskriptif, atau menjelaskan sebab
akibat antara objek penelitian tersebut
dengan objek-objek lain.

Contoh:
1. Menjelaskan pengaruh Shinto terhadap
festival Tango no Sekku dan Hinamatsuri.
2. Menjelaskan fungsi setsuzokujoshi
kara dan node pada novel Totto Chan.
Cat:
setsuzokujoshi=pertikel yang menempel pada kata yang berkonjugasi dan menunjukkan
hubungan antara kata itu dengan kata yang berkonjugasi di belakangnya.
2. Mengevaluasi suatu objek

Dilakukan bila peneliti ingin menentukan nilai
objek tersebut dengan cara
membandingkannya dengan suatu standar
ukuran.
 Bila tujuan ini tercapai, mungkin saja peneliti
juga mencapai tujuan-tujuan lain yang lebih
rinci, misalnya untuk meningkatkan kualitas
objek itu, untuk membuat keputusan.
Contoh:
1. mengevaluasi jenis dan penyebab 
kesalahan yang dilakukan oleh
responden, mahasiswa semester enam
dan delapan jurusan bahasa Jepang
Universitas Bina Nusantara Jakarta
terhadap soal bahasa Jepang tingkat
dasar mengenai pemakaian ni dan de
yang berfungsi menunjukkan tempat
atau keberadaan.
3. Memvalidasi suatu teori

Tujuan memvalidasi suatu teori bila
peneliti tertarik untuk menguji kebenaran
atau keabsahan suatu teori.
 Contoh:
Peneliti ingin menguji:
apakah benar beberapa kitab suci
dianggap “diskriminatif” terhadap kaum
perempuan, seperti yang “diteorikan” oleh
sebagian orang.
Manfaat Penelitian
1. Manfaat Teoritis
 2. Manfaat Praktis

1. Manfaat Teoritis
Disebut sebagai manfaat akademis.
 Yakni manfaat yang dapat membantu
kita untuk lebih memahami suatu
konsep atau teori dalam suatu displin
ilmu.
 Konsep atau teori di sini biasanya
hanya sebagaian kecil dari konsep
atau teori yang dibangun oleh banyak
ilmuwan.

Peneliti harus spesifik dalam
penjelasannya dan menghindari
penjelasan umum.
 Contoh:

– (1) Penjelasan umum:
• “Penelitian ini diharapkan dapat membantu kita
lebih memahami tentang Kebudayaan Jepang.”
– Penjelasan yang lebih spesifik:
• “Penelitian ini diharapkan dapat membantu kita
lebih memahami tentang peranan origami
terhadap pendidikan anak-anak Jepang di JJS
(Jakarta Japanese School)”.
– (2) Penjelasan umum:
• “Penelitian ini diharapkan dapat membantu kita
lebih memahami tentang fungsi partikel dalam
bahasa Jepang”.
Penjelasan spesifik:
“Penelitian ini diharapkan dapat membantu
kita lebih memahami tentang fungsi partikel
dalam pada kakujoshi dan junfukutaijoshi
dalam novel sastra modern Kazoku
Shinema”.

Tidak selayaknya peneliti
mengatakan bahwa penelitiannya
adalah penelitian satu-satunya yang
bermanfaat.
Cat:
Kakujoshi
kata
=partikel yang berada di belakang kata benda dan menempel pada
sifat atau kata kerja yang membentuk unsur predikat.
2. Manfaat Praktis

Yakni manfaat yang bersifat terapan dan
dapat segera digunakan untuk keperluan
praktis, misalnya memecahkan suatu
masalah, membuat keputusan, memperbaiki
suatu program yang sedang berjalan.
 Dalam manfaat praktis, peneliti juga harus
bersifat praktis, langsung pada persoalan
dan spesifik.
Contoh manfaat praktis:

Dari penelitian ini, penulis harapkan
jurusan Jepang dapat menyesuaikan
kurikulum jurusan sastra Jepang
dengan kebutuhan perusahaan
Jepang terhadap lulusan jurusan
sastra Jepang Universitas Bina
Nusantara.