Matakuliah : Desain Komunikasi Visual II (New Media) Tahun : 2009 RUANG KECIL Pertemuan 12 Tujuan Pembelajaran • Mahasiswa dapat menjelaskan pengelolaan informasi ke dalam ruang yang relatif sempit. • Mahasiswa dapat mendesain layout pada media dengan ruang kecil dan memuat informasi yang sesuai di dalamnya. • Mahasiswa dapat menerapkan elemen-elemen yang sintaktik pada format berukuran kecil. • Mahasiswa dapat memanfaatkan anatomi dan hirarki pada layout. Bina Nusantara University 3 Memanfaatkan Ruang Terbatas • Desainer sering dihadapkan pada tantangan dimana harus melayout informasi yang begitu banyak jumlahnya ke dalam ruang yang terbatas, namun semua informasi tersebut harus dapat terakomodir, serta menampilkan visual yang menarik. • Mengatur informasi dalam jumlah yang kompleks, terutama dalam area yang terbatas merupakan hal yang menarik dan penuh tantangan. Di sini dapat ditampilkan rhythm dengan membuat variasi berupa perbedaan tema, jeda, volume dan nuansa yang diaplikasikan pada warna, komposisi, skala serta berat. • Layout pada halaman koran adalah kasus yang menarik untuk dicermati, di mana meskipun memuat informasi yang begitu banyak namun secara visual tetap terlihat menarik. Bina Nusantara University 4 Tips memanfaatkan ruang 1. 2. 3. 4. Bina Nusantara University Memilah-milah informasi dalam beberapa tingkatan / hirarki. Setiap hirarki diperlakukan berbeda, baik dalam hal pengaplikasian elemen layout berupa teks, gambar dan elemen desain, Melakukan ‘visual sequencing’ dengan mengontrol hirarki akan membimbing pembaca dalam mengakses informasi di dalamnya secara mengalir dengan mudah, misalnya dari elemen yang berukuran besar hingga kecil, atau dari elemen yang berwarna gelap ke terang. Manfaatkan penggunaan piktogram / grafik / tabel / infografik (informasi yang dikemas dalam bentuk grafik), apabila memungkinkan. Hal ini selain akan mengatasi ruang yang terbatas, juga dapat membuat tampilan visual menjadi lebih menarik dan membuat desain menjadi lebih efektif. 5 Visual Sequencing Terdapat 3 prinsip penting yang berpengaruh pada ‘visual sequencing’, yaitu: proximity, similarity, dan continuance. - Proximity: menghubungkan elemen-elemen dengan cara menempatkannya pada posisi yang berdekatan, sehingga akan dilihat bersamaan. - Similarity: menghubungkan elemen-elemen melalui tampilan yang sama, sehingga pembaca cenderung akan melihat elemen yang serupa dan mengabaikan elemen yang berbeda. - Continuance: membimbing pembaca dalam mengakses informasi dari satu elemen ke elemen lainnya. Bina Nusantara University 6 Contoh Infografik Bina Nusantara University 7 Bina Nusantara University 8 Bina Nusantara University 9 Bina Nusantara University 10 Bina Nusantara University 11 Bina Nusantara University 12
© Copyright 2024 Paperzz