Matakuliah : D 0094 Ekonomi Teknik Tahun : 2007 Model Matematis Keuangan Pertemuan 3 dan 4 Interest Rate dan Rate of Return Bunga adalah manifestasi nilai waktu dari uang. Ada 2 perspektif bunga : 1. Bunga yang dibayar Interest = amount owed now – original amount Interest Rate (%) interest accrued per time unit 100% original amount 2. Bunga yang didapat Interest = total amount now –original amount Rate of Return (%) Time unit dari rate disebut Interest Period. Ekuivalensi? Economic Equivalence? Bina Nusantara Interest accrued per time unit 100% original amount Bunga Bina Nusantara Pemakaian Simbol-Simbol • i (interest) merepresentasikan tingkat bunga per perioda bunga pinjaman. • n merupakan perioda waktu dari bunga pinjaman. • P (Present) menggambarkan sejumlah dari uang pada saat sekarang. • F (Future) menggambarkan sejumlah uang pada waktu mendatang yang ditetapkan dengan mempertimbangkan besarnya bunga dan nilainya sama dengan P Bina Nusantara Pemakaian Simbol-Simbol (Lanjutan) • A (Annual) merepresentasikan tiap akhir pembayaran atau penerimaan secara seragam dalam perioda n yang secara keseluruhan sama dengan P dengan bunga I • G (Gradient) menggambarkan kenaikan atau penurunan dengan jumlah sama setiap waktu secara ‘Gradient’ dalam prioda n dan ekuivalen thdp P dengan bunga i Bina Nusantara Diagram Aliran Kas • Contoh dari perkiraan Aliran Kas Masuk : – Revenue – Operating cost reduction – Asset salvage value – Receipt of loan principal – Income tax savings – Receipts from stock and bond sales – Construction and facility cost savings – Saving or return of corporate capital funds Bina Nusantara Diagram Aliran Kas • Contoh dari perkiraan Aliran Kas Keluar : – First cost of assets – Engineering design costs – Operating costs (annual and incremental) – Periodic Maintenance and rebuild costs – Loan Interest and principal payments – Major expected / unexpected upgrade costs – Income taxes – Expenditure of corporate capital funds. Bina Nusantara Diagram Aliran Kas Jenis-jenis dari ‘Cash Flow’ • • • • • Bina Nusantara Single cash flow Equal (uniform) payment series Linear gradient series Geometric gradient series Irregular payment series Diagram Aliran Kas End-of-period Convention berarti bahwa semua cash flow diasumsikan terjadi pada akhir dari periode bunga. Net Cash Flow = receipts – disbursement = cash inflows - cash outflows Cash Flow Diagram : representasi grafis dari cash flow yang digambar pada skala waktu. Pada diagram termasuk apa yang diketahui, diperkirakan dan diperlukan. Waktu diagram aliran kas t=0 adalah sekarang, dan t=1 adalah akhir dari periode 1. Bina Nusantara Diagram Aliran Kas (Cash Flow Diagram) Bina Nusantara Contoh 1 Please construct the cash flow diagram, if P = $10,000 is borrowed at 8% per year and F is sought after 5 years. Bina Nusantara Contoh Diagram Aliran Kas Bina Nusantara Contoh 2 Claudia wants to deposit an amount P now such that she can withdraw an equal annual amount of A1 = $2000 per year for the first 5 years, starting year 1 after the deposit, and a different annual withdrawal of A2 = $3000 per year following 3 years. How would the cash flow diagram appear if i = 8.5% per year? Bina Nusantara Contoh Diagram Aliran Kas Bina Nusantara Pemakaian Simbol-Simbol • i (interest) merepresentasikan tingkat bunga per perioda bunga pinjaman. • n merupakan perioda waktu dari bunga pinjaman. • P (Present) menggambarkan sejumlah dari uang pada saat sekarang. • F (Future) menggambarkan sejumlah uang pada waktu mendatang yang ditetapkan dengan mempertimbangkan besarnya bunga dan nilainya sama dengan P Bina Nusantara Pemakaian Simbol-Simbol (Lanjutan) • A (Annual) merepresentasikan tiap akhir pembayaran atau penerimaan secara seragam dalam perioda n yang secara keseluruhan sama dengan P dengan bunga I • G (Gradient) menggambarkan kenaikan atau penurunan dengan jumlah sama setiap waktu secara ‘Gradient’ dalam prioda n dan ekuivalen thdp P dengan bunga i Bina Nusantara Ketentuan Dari Akhir Perioda • Hal yang biasa terjadi dalam menganalisa problem adalah mengasumsikan bahwa perhitungan ‘cash flow’ ada pada akhir perioda bunga.(nilai uang bertambah setelah akhir perioda) • Waktu ‘0’ biasanya awal dari proyek. Akhir Tahun Ke Bunga (9% dari Uang Yang Dipinjam) Total Uang Dipinjam Sebelum Akhir Tahun Pembayaran Akhir Tahun Pembayaran 0 Plan I Bina Nusantara Uang Yang Dipinjam Sesudah Akhir Tahun Pembayaran Awal Proyek Rp.10.000 1 Rp.900 Rp.10.900 Rp 900 Rp.10.000 2 Rp.900 Rp.10.900 Rp 900 Rp.10.000 3 Rp.900 Rp.10.900 Rp 900 Rp.10.000 4 Rp.900 Rp.10.900 Rp 900 Rp.10.000 5 Rp.900 Rp.10.900 Rp 900 Rp.10.000 6 Rp.900 Rp.10.900 Rp 900 Rp.10.000 7 Rp.900 Rp.10.900 Rp 900 Rp.10.000 8 Rp.900 Rp.10.900 Rp 900 Rp.10.000 9 Rp.900 Rp.10.900 Rp 900 Rp.10.000 10 Rp.900 Rp.10.900 Rp.10.900 Rp. 0 Pengembangan Formula ‘Single Payment’ • Jika sejumlah P diinvestasikan dengan tingkat bunga i maka bunga untuk tahun pertama iP, dan total nilai uang yg diperoleh pada akhir tahun pertama : P + iP = P(1 + i). • Pada tahun kedua bunganya iP(1 + i), nilai uang pada akhir tahun kedua adalah P(1+i) + iP(1 + i) = P(1 + i)2 • Formula untuk besaran F adalah : F = P(1 + i)n • Ekspresi untuk menyatakan nilai F bila nilai P, n,i diketahui adalah : (F/P,i%,n) (single payment compound amount factor). • Ekspresi untuk menyatakan nilai P bila nilai F, n,i diketahui adalah : (P/F,i%,n) (single payment present worth factor). Dengan nilai P = F[1/(1 + i)n] Bina Nusantara Bentuk Diagram ‘Cash Flow’ ‘Single Payment’ • Jika mendeposit P rupiah sekarang selama n perioda dengan bunga i, akan memperoleh F rupiah pada akhir perioda n. • F rupiah pada akhir perioda n sama dengan sejumlah P rupiah sekarang, jika dihitung dengan tingkat bunga i. F P(1 i) n 0 n P F (1 i) P Bina Nusantara F n Contoh Penggunaan : • Step 1: Tetapkan perioda dasar, misal, 5 tahun. • Step 2: Tentukan tingkat bunga yang digunakan. • Step 3: Hitung Nilai ekuivalen. $2,042 0 $3,000 5 i = 6%, F = Rp2.042(1+0,06)5 = Rp.2.733 i = 6%, P = Rp3.000(1+0,06)-5 = Rp.2.242 i = 8%, F = Rp2.042(1+0,08)5 = Rp.3.000 i = 8%, P = Rp3.000(1+0,08)-5 = Rp.2.042 i = 10%, F = Rp2.042(1+0,10)5 = Rp.3.289 i = 10%, P = Rp3.000(1+0,10)-5 = Rp.1.863 Bina Nusantara Contoh Penggunaan : • Nilai untuk waktu tertentu akan mendapatkan nilai yang sama, walaupun diperhitungkan dari awal atau akhir perioda penggunaan. Rp.2572 2042(1+0.08)3 Rp.2042 0 1 2 3 4 5 3000(1+0.08)-2 Rp.2572 0 1 2 3 4 5 Rp.3000 Pengembangan Formula ‘Uniform Annual Series’ • Jika sejumlah A diinvestasikan sampai akhir tiap tahun selama n tahun, nilai total pada akhir n tahun adalah jumlah maajemuk dari tiap-tiap investasi tersebut. • Nilai A per-tahun-nya untuk investasi selama n tahun, bila telah ditetapkan nilai P nya adalah : (A/P,i%,n ) = A = P [i(1+i)n]/[(1+i)n-1] • Nilai A per-tahun-nya untuk investasi selama n tahun, bila telah ditetapkan nilai P nya adalah : (A/F,i%,n) = A = F{i/[(1+i)n-1]} • Kebalikannya bila nilai A diketahui untuk menentukan nilai P atau F dapat digunakan rumus berikut : (P/A,i%,n) = P = A [(1+i)n - 1]/[i(1+i)n] (F/A,i%,n) = F = A[(1+i)n-1]/i Bina Nusantara Equal Payment Series A 0 1 2 3 4 5 N-1 N F P Bina Nusantara Equal Payment Series Compound Amount Factor F 0 1 2 3 N A (1 i ) 1 FA i A( F / A, i , N ) N Contoh: • Diketahui: A = Rp.3,000, n = 10 tahun, dan i = 7% • Cari : F • Jawaban: F = Rp.3,000(F/A,7%,10) = Rp.41,449.20 Bina Nusantara Sinking Fund Factor F 0 1 2 3 N i A F N (1 i ) 1 F ( A / F ,i, N ) A Contoh : • Diketahui: F = Rp. 5,000, n = 5 tahun, dan i = 7% • Cari : A • Jawaban : A = Rp.5,000(A/F,7%,5) = Rp.869.50 Bina Nusantara Capital Recovery Factor i (1 i ) A P N (1 i ) 1 P( A / P, i , N ) N P 1 2 3 0 N A Contoh: • Diketahui : P = Rp. 250,000, n = 6 tahun, dan i = 8% • Cari : A • Jawaban : A = Rp. 250,000(A/P,8%,6) = Rp. 54,075 Bina Nusantara Equal Payment Series Present Worth Factor P (1 i ) 1 P A i (1 i ) N A( P / A, i , N ) N 1 2 3 0 N A Contoh: • Diketahui : A = Rp. 32,639, n = 9 tahun, dan i = 8% • Cari : P • Jawaban : P = Rp. 32,639(P/A,8%,9) = Rp. 203,893 Bina Nusantara Linear Gradient Series i (1 i ) iN 1 PG i 2 (1 i ) N G( P / G, i, N ) N P Bina Nusantara Penyelesaian Gradient Series Composite Series Bina Nusantara $2,000 $1,250 $1,500 $1,750 $1,000 0 1 P =? Bina Nusantara 2 3 4 5 Berapa besar deposit yang dilakukan saat ini dengan bunga tahunan 12%, jika akan dilakukan pengambilan secara annual series seperti pada gambar ? Metoda 1: $2,000 $1,250 $1,500 $1,750 $1,000 0 1 P =? Bina Nusantara 2 3 4 Rp. 1,000(P/F, 12%, 1) = Rp. 1,250(P/F, 12%, 2) = Rp. 1,500(P/F, 12%, 3) = Rp. 1,750(P/F, 12%, 4) = Rp. 2,000(P/F, 12%, 5) = 5 Rp. 892,86 Rp. 996,49 Rp. 1.067,67 Rp. 1.112,16 Rp. 1.134,85 Rp. 5.204,03 Metoda 2: P1 $1,000( P / A,12%,5) $3,604.80 P2 $250( P / G,12%,5) $1,599.20 P $3,604.08 $1,599.20 $5,204 Geometric Gradient Series 1 (1 g ) N (1 i ) N A1 , if i g P ig NA1 / (1 i ), if i g Bina Nusantara Contoh Geometric Gradient: Mencari harga P, Diketahui A1,g,i,N • Diketahui: g = 7% i = 12% N = 5 years A1 = $54,440 • Mencari : P 1 (1 0.07)5 (1 012 . ) 5 P $54,440 012 . 0.07 $151,109 Bina Nusantara
© Copyright 2025 Paperzz